Jumat, 03 Mei 2013

unsur unsur pandangan hidup


Pandangan hidup memiliki unsur-unsur :

1.       Cita-cita : adalah apa yang diinginkan yang mugkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Untuk mencapai cita-cita tergantung tiga faktor :
a.       Faktor manusia : yang ditentukan oleh kualitas manusianya.
b.      Faktor kondisi : mempengaruhi tercapainya cita-cita yang umumnya disebut yang menguntungkan/memperlancar dan menghambat.
c.       Faktor tingginya cita-cita
2.       Kebajikan : perbuatan yang mendatangkan kebaikan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika/moral.
Manusia adalah seorang pribadi yang uuh yang terdiri dari iwa dan badan, menurut kodratnya manusia itu baik, makhluk bermoral, makhluk social, makhluk tuhan, diciptakan tuhan dan dapat menentukan mana yang baik dan buruk. Baik buruk itu ditentukan suara hati.
3.       Usaha/perjuangan : adalah krja keras untuk mewujudkan cita-cita, kerja keras dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani atau kedua-duanya.
Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan hakikat dan martaat manusia, sedangkan pemalas dapat menjadi manusia miskin. Dalam agamapun diperintahkan untuk kerja keras seperti hadits yang diciptakan Nabi Muhammad SAW, yang ditujukan pada pengikutnya
·         Bekerjalah kamu seakan akan kamu hidup selama lamanya dan beribadah lah kamu seakan akan kamu akan mati besok.
Allah berfirman dalam dalam Al-Quran surat Ar-Ra’du ayat 11
·         Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, kecuali jika mereka mengubah keadaan mereka sindiri.
Dari hadits dan firman ini dpat disimpulkan bahwa manusia perlu kerja keras untuk mempernaiki nasibnya.
4.       Keyakinan dan Kepercayaan : menjadi dasar pandangan hidup yang berdasarkan dari akar atau kekuasaan tuhan, ada tiga aliran filasafat yaitu :
a.       Aliran Naturalisme : hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi, kekuatan gaib itu dari natur dan dari tuhan. Manusia adalah diciptakan tuhan karena itu manusia mengabdi pada tuhan mel(kalbu yang berpusat di hati) “hati nurani ” maka keyakinan manusia itu bermula dari akal.
b.      Aliran Gabungan : dasar aliran ini adalah kekuatan gaub yang berasal dari tuhan sebagai dasar keyakinan sedang kan akal adakah dasar kebudayaan yang menentukan benar tidaknya sesuatu yang dinali berdasarkan akal, baik sebagai logika berpikir maupun rasa/hati nurani/ apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari tuhan sosialisme-religius, kebijakan yang dapat diterima hati nurani , semuanya itu berkat karunia tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar